Terungkap Penyebab Siswa Karo Keracunan MBG, Ratusan Ikan Diduga Salah Disimpan
Ratusan siswa di Kabupaten Karo, Sumatera Utara, mengalami gangguan kesehatan setelah menyantap menu Makan Bergizi Gratis (MBG). Badan Gizi Nasional (BGN) kemudian mengungkap dugaan kelalaian dalam pengolahan bahan makanan.
Menurut hasil investigasi sementara BGN, ikan menjadi salah satu bahan yang diduga berkaitan dengan kejadian tersebut. Sebanyak 200 hingga 300 ekor ikan disebut tidak disimpan dalam freezer. Ikan tersebut justru dibiarkan pada suhu ruang selama sekitar 12 jam.
Kondisi itu dinilai tidak sesuai dengan prosedur keamanan pangan. Penyimpanan ikan pada suhu ruang dalam waktu lama dapat meningkatkan risiko pertumbuhan mikroorganisme. Karena itu, BGN menyebut terdapat unsur kelalaian dalam pengelolaan bahan makanan.
Insiden tersebut terjadi setelah siswa menerima menu MBG pada Kamis, 13 Agustus 2026. Gejala yang dilaporkan antara lain mulut gatal, kulit gatal, dan sesak. Para siswa kemudian mendapat penanganan medis di sejumlah fasilitas kesehatan.
Dalam laporan iNews, BGN menyebut sebanyak 256 siswa terdampak keracunan. Namun, data lapangan kemudian menunjukkan jumlah korban yang lebih besar. Pemerintah daerah mencatat jumlah siswa terdampak mencapai 353 orang.
Kasus ini menjadi perhatian karena menyangkut keamanan makanan bagi peserta program MBG. Evaluasi terhadap pengelolaan bahan makanan diperlukan untuk mencegah kejadian serupa. Pengawasan juga penting agar program MBG berjalan aman bagi seluruh penerima manfaat.
