Cuaca Ekstrem Hantam Medan, Data Terbaru Catat 170 Rumah Rusak
MEDAN – Cuaca ekstrem melanda Kota Medan, Sumatera Utara, pada Selasa (18/8) malam. Hujan deras disertai angin kencang menyebabkan sejumlah bangunan mengalami kerusakan. BPBD Medan awalnya mencatat 115 unit rumah terdampak di delapan kecamatan.
Pendataan kemudian diperbarui BPBD Medan pada Kamis (20/8) pagi. Jumlah rumah rusak bertambah menjadi 170 unit berdasarkan data terbaru pukul 06.00 WIB. Kepala BPBD Medan Yunita menyebut pendataan masih dilakukan untuk memastikan kondisi warga terdampak.
Kerusakan tersebut tersebar di 14 kelurahan pada delapan kecamatan. Wilayah terdampak meliputi Medan Sunggal, Denai, Amplas, dan Medan Barat. Selain itu, dampak juga tercatat di Medan Johor, Perjuangan, Timur, serta Helvetia.
Dari total tersebut, 147 rumah mengalami rusak ringan. Sebanyak 19 rumah mengalami rusak sedang, sedangkan enam rumah mengalami rusak berat. Dua fasilitas umum atau rumah ibadah juga dilaporkan terdampak bencana tersebut.
BPBD Medan juga mencatat 197 kepala keluarga atau sekitar 630 jiwa terdampak. Pemerintah daerah terus melakukan pendataan dan menyiapkan bantuan bagi warga. BPBD bahkan mendirikan dua tenda pengungsi di Kecamatan Medan Johor. Tenda tersebut disiapkan untuk warga yang membutuhkan tempat tinggal sementara.
Catatan: Angka 115 rumah merupakan data awal pada 20 Agustus. Data terbaru kemudian meningkat menjadi 170 rumah setelah pendataan lanjutan.
