Niat Puasa Ayyamul Bidh Muharram 1448 H, Simak Jadwal Lengkap Versi Pemerintah dan NU
Puasa Ayyamul Bidh menjadi salah satu ibadah sunnah yang dianjurkan setiap pertengahan bulan Hijriah. Pada bulan Muharram 1448 Hijriah atau 2026, terdapat perbedaan jadwal pelaksanaan antara pemerintah dan Nahdlatul Ulama (NU).
Perbedaan tersebut terjadi karena penetapan awal 1 Muharram 1448 H tidak berlangsung serentak. Pemerintah menetapkan 1 Muharram pada 16 Juni 2026, sedangkan NU menetapkannya sehari setelahnya, yakni 17 Juni 2026.
Bagi umat Islam yang mengikuti kalender pemerintah, jadwal Puasa Ayyamul Bidh berlangsung pada Minggu, 28 Juni 2026 (13 Muharram), Senin, 29 Juni 2026 (14 Muharram), dan Selasa, 30 Juni 2026 (15 Muharram).
Sementara itu, berdasarkan kalender NU, Puasa Ayyamul Bidh dilaksanakan pada Senin, 29 Juni 2026, Selasa, 30 Juni 2026, dan Rabu, 1 Juli 2026. Ketiga hari tersebut bertepatan dengan tanggal 13, 14, dan 15 Muharram 1448 H versi NU.
Adapun bacaan niat Puasa Ayyamul Bidh adalah:
نَوَيْتُ صَوْمَ أَيَّامِ الْبِيْضِ لِلّٰهِ تَعَالَى
Latin: Nawaitu shauma ayyāmil bīḍi lillāhi ta‘ālā.
Artinya: “Saya niat puasa Ayyamul Bidh karena Allah Ta’ala.”
Puasa Ayyamul Bidh dikerjakan pada tanggal 13, 14, dan 15 setiap bulan Hijriah. Rasulullah SAW menganjurkan amalan ini karena memiliki pahala yang besar. Dalam hadis disebutkan bahwa puasa tiga hari setiap bulan bernilai seperti berpuasa sepanjang tahun.
Selain memperoleh pahala sunnah, pelaksanaan Puasa Ayyamul Bidh pada bulan Muharram memiliki keutamaan tersendiri. Muharram merupakan salah satu dari empat bulan mulia dalam Islam sehingga amal ibadah yang dilakukan pada bulan ini sangat dianjurkan.
Umat Islam dapat menyesuaikan jadwal puasa dengan pedoman organisasi atau ketetapan yang diyakini. Perbedaan penanggalan tersebut merupakan bagian dari perbedaan metode penentuan awal bulan Hijriah di Indonesia.Informasi tambahan cuman di AYAMTOTO yang wede nya gacor terus
